Pages

Tuesday, October 11, 2011

Definisi , Pemahaman dan Pemanfaatan Telematika


Definisi Telematika

Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Pemahaman telematika

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan onformatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika.
            Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia. Dalam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia, bahkan ke seluruh angkasa, serta terlaksana dalam sekejap. Kecepatan transmisi elektromagnetik adalah (hampir) 300.000 km/detik, sehingga langsung dikirim begitu sampai, memungkinkan orang berdialog langsung, atau komunikasi interaktif.
            Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka dapat disarikan pemahaman tentang telematika sebagai berikut:
1. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
2. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
3. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet). 

Pemanfaatan telematika

pemanfaatan telematika sejauh ini menurut saya sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, bahkan sudah menjadi komoditas industri, bisnis informasi, media dan telekomunikasi. Perubahan dalam teknologi telematika telah merubah pola ekonomi, pola hidup dan cara melakukan bisnis secara signifikan. Pemanfaatan internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi bisnis dan memberikan kemudahan dalam melakukan diversifikasi kebutuhan. Pemanfaatan internet dalam e-Government juga telah terbukti dapat meningkatkan kinerja pemerintah didalam penyediaan informasi dan penyelenggaraan layanan kepemerintahan kepada masyarakat dan kalangan bisnis.
Konsumen secara mudah dapat melakukan pencarian dan perbandingan untuk mendapatkan produk berkualitas tinggi dan dengan harga kompetitif
Perkembangan telematika juga mempengaruhi pola dan fungsi pemerintah, dari semula bersifat memiliki, mengembangkan dan mengoperasikan industri, berubah menjadi penentu kebijakan, pemberi regulasi, pemantau dan pendorong perkembangan sektor industri
Telematika sebagai peluang bisnis dilihat dari Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar merupakan potensi pasar cukup besar bagi industri hardware telematika.
Sebagian besar potensi tersebut menjadi pasar produk luar negeri, karena belum diimbangi hasil produk dalam negeri yang memadai.
Kebutuhan industri perangkat keras yang relatif padat modal menjadikan produk telematika masih sangat tergantung kepada produk impor. Potensi pengembangan produk dan pasar yang sangat besar belum dimanfaatkan dengan baik, padahal pengembangan industri software telematika di dalam negeri akan mampu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat
Lemahnya standardisasi dan sertifikasi produk piranti lunak dalam negeri menyebabkan kualitas produk beragam yang membingungkan konsumen
Mengurangi ketergantungan pada piranti lunak import akan sangat berarti dalam meningkatkan kemampuan nasional untuk memanfaatkan telematika. Kelemahan Hukum dan Perundangan serta ketidak relaan membayar lisensi dengan biaya mahal, menyebabkan tingginya tingkat pelanggaran HAKI. Di IndonesiaTelematika juga dapat digunakan sebagai penunjang usaha dan sebagai kata kunci dalam peningkatan kapasitas UKM yaitu efisiensi serta peningkatan daya saing sehingga telematika menjadi salah satu komponen utama dalam efisiensi dan peningkatan daya saing, sebagai contoh dengan internet dapat memiliki akses langsung ke sumber informasi dan pasar serta dengan aplikasi keuangan dapat mengelola administrasi usaha secara baik dengan aplikasi produksi meningkatkan efisiensi dan mutu seperti halnya email yang dapat meningkatkan kemudahan berkomunikasi dengan mitra usaha dan pelanggan.

Mata kuliah : Telematika
Eko Harmiko 10108684

sumber  : http://blog-of-apriana.blogspot.com/2011/10/definisi-pemahaman-dan-pemanfaatan.html

Tuesday, May 24, 2011

“ Pengintegrasian Teknologi Informasi dalam Kelas”




Hasil analisa :
1.      Kata
Kata yang terdapat pada artikel diatas cukup baik dan cukup mudah untuk dipahami oleh pembaca.
2.      Kalimat
 penulisan pola kalimat pada artikel tersebut cukup baik susunan kata yang teratur mempermudah pembaca untuk memahami dan mengidentifikasi kalimat tersebut. 
3.      Kesatuan alinea
Kesatuan alinea pada cerita diatas dapat dikatakan baik. Karena antara alinea dapat diidentifikasi. dimana Alinea pertama merupakan alinea definisi, alinea kedua dan ketiga merupakan alinea penguraian, .
4.      Topik
Topik artikel di atas menarik dan bermanfaat. Karena dengan mengetahui cara menyandingkan kata yang tepat berdasarkan kaidah bahasa indonesia
5.      Isi artikel
Isi artikel yang ada kurang sesuai dengan topik yang dibicarakan “: Pengintegrasian Teknologi Informasi dalam Kelas”
6.      Logika
Artikel di atas mengandung kalimat yang culup logis sehingga mempermudah pembaca untuk memahami isi artikel, pemilihan kata yang tepat, penulisan pola kalimat, yang tepat sehingga lebih mudah untuk diidentifikasi.


SUATU MODEL KAIDAH PEMENGGALAN SUKU PERTAMA PADA KATA BAHASA INDONESIA: KASUS PADA HURUF AWAL B




Hasil analisa :
1.      Kata
Terdapat beberapa kata dalam bahasa asing yang sebenarnya masih dapat diartikan kedalam bahasa Indonesia,contoh : computer science yang menyebabkan kerancuan kalimat. Selain itu cerita diatas masih terdapat kata-kata yang tidak baku yang merupakan bahasa asing seperti “text”.
2.      Kalimat
Terdapat  kesalahan dalam penulisan kalimat.contoh: sejak computer diciptakan orang,maka kata “orang” akan lebih tepat jika diganti dengan kata “manusia” dan masih terdapat  kalimat lainnya. Susunan kata yang tidak teratur, penggunaan dua kata yang yang tidak berkaitan yang mengakibatkan pembaca sulit memahami isi dari topik tersebut,contoh:”keinginan demikian”, dan kesalahan ejaan mengakibatkan pola kalimat tidak efektif. Serta itu ada penyajian tanda baca yang kurang tepat. 
3.      Kesatuan alinea
Kesatuan alinea pada topik diatas dapat dikatakan kurang baik. Karena antara alinea agak sulit untuk diidentifikasi. dimana Alinea pertama merupakan alinea definisi, alinea kedua dan ketiga merupakan alinea definisi yang kurang memiliki kaitan dengan alinea pertama.pada alinea pertama menjelaskan tentang sejarah komputer,
4.      Topik
Topik artikel di atas menarik dan bermanfaat. Karena dengan terus berkembangnya teknologi dalam bidang komputer .
5.      Isi artikel
Isi artikel yang ada sesuai dengan topic yang dibicarakan “SUATU MODEL KAIDAH PEMENGGALAN SUKU PERTAMA PADA KATA BAHASA INDONESIA: KASUS PADA HURUF AWAL B”
6.      Logika
Artikel di atas mengandung kalimat-kalimat yang tidak logis. Kesalahan dalam memilih kata, penulisan pola, dan berbelit-belit. Contohnya bisa kita lihat pada kalimat keempat dari paragraph pertama. kalimat mengakibatkan informasi yang terkandung membuat pembaca sulit untuk memahaminya.

TUGAS BULAN APRIL (TUJUH SOAL)



1.   Dalam urutan sebab-akibat, penulis memulai proses kreatif menulis  dengan  membicarakan permasalahan yang menyebabkan terjadinya masalah yang lain. Jelaskan pernyataan tersebut!
      Dalam permasalahan atau peristiwa yang terjadi tentu dimulai dari adanya suatu sebab. Dari peristiwa yang terjadi akan menghasilkan peristiwa atau kejadian yang lain yang berdampak dari peristiwa atau masalah atau kejadian sebelumnya. Peristiwa yang awal terjadi disebut sebab dan hasil dari peristiwa tersebut disebut akibat. Sebagai contoh sederhana, bila kita rajin belajar/berusaha kita akan mendapatkan hasil yang akan memuaskan pula. Disini terlihat bahwa sebab dari kita rajin berusaha maka akibatnya kita mendapatkan hasil yang memuaskan.
2.   Deskripsi merupakan sebuah karangan yang mengajak pembacanya untuk dapat mendengar,     melihat dan merasakan secara langsung. Jelaskan pengertian deskripsi dan uraiakan pernyataan di atas disertai contoh yang jelas!
Deskripsi adalah upaya pengolahan data menjadi sesuatu yang dapat diutarakan secara jelas dengan tujuan agar dapat dimengerti dan dirasakan oleh orang yang tidak langsung mengalaminya sendiri.
Dalam keilmuan, deskripsi diperlukan agar peneliti tidak melupakan pengalamannya dan agar pengalaman tersebut dapat dibandingkan dengan pengalaman peneliti lain, sehingga mudah untuk dilakukan pemeriksaan dan kontrol terhadap deskripsi tersebut. Pada umumnya deskripsi menegaskan sesuatu, seperti apa sesuatu itu kelihatannya, bagaimana bunyinya, bagaimana rasanya, dan sebagainya.
Setiap pagi saya selalu bangun diiringi dengan suara ayam yang berkokok dan juga kicauan burung yang berterbangan. Matahari pun mulai menampakan dirinya. Aku berjalan kedepan rumah terlintas terdapat hamparan gunung yang membentang. Didepan rumah banyak yang berlalu-lalang ada yang berjualan, berangkat ingin bertani dan ada yang hanya berjalan-jalan pagi. Dari kejauhan ada seseorang yang sedang menemani ternak-ternaknya mencari makan. Pagipun terlihat sangat sibuk.
Dihalaman rumah kakek ku yang menghadap ketimur terdapat pohon-pohon yang rindang, ada pohon mangga yang sedang berbuah sangat lebat, disamping kiri pohon mangga terdapat pula pohon jambu air yang belum berbuah karena belum musimnya. Sungguh pemandangan yang indah desa yang sangat asri dan damai.

3.   Dalam bab pertama pendahuluan dari sebuah laporan meliputi perumusan masalah yang hendak dipaparkan dalam laporan. Buatlah ide penelitian dan tulis perumusan masalah secara jelas.
Disini kita akan melakukan sebuah penelitian system operasi android. Karena dewasa ini masyarakat sangat tinggi untuk membeli telephone genggam yang bersistem operasi android. Barang tersebut sudah menjadi kebutuhan dari sebagian orang. Maka dari itu penulis akan melakukan penelitian tentang android baik dari sisi kelebihan maupun kekurangannya. Supaya masyarakat akan lebih mengetahui tentang telephone genggam yang bersistem operasi android tersebut.

4.  a. Premis My   : Semua negara di Asia Tenggara yang sedang berkembang tergabung 
                                dalam ASEAN
          Premis Mn  : Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang di Asia
         Kesimpulan : Indonesia merupakan anggota ASEAN

     b. My : Beberapa nelayan memiliki perahu bermotor
         Mn : Beberapa tengkulak memiliki perahu bermotor
        Kesimpulan : Nelayan dan tengkulak memiliki perahu bermotor

5.   a.  Karena kakak mengidap penyakit maag, maka kakak tidak boleh makan makanan   
           Yang asam
             -    Kakak tidak boleh makan makanan yang asam karena mengidap penyakit maag.
      b.  Karena mengidap penyakit lever, ayah tidak boleh makan hidangan yang berlemak.
             -  Ayah tidak boleh makan hidangan yang berlemak karena mengidap penyakit lever.

6. Misalnya Anda mengemukakan gagasan bahwa tinggal di daerah kumuh tidak baik bagi kesehatan. Gagasan yang dilengkapi dengan keterangan dan informasi ini menggunakan metode  indukuktif.
Latar Belakang
Sebagaimana diketahui, bahwa masyarakat di daerah kumuh selama ini tidak menyadari bahwa kesehatan merupakan aset berharga. Pola hidup mereka cenderung ke arah negatif. Seperti membuang sampah sembarangan, mandi, cuci dan kakus di tempat milik bersama serta tidak memerhatikan kebersihan makanan. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta, sebanyak 100,9 ton sampah tidak terangkut pada kawasan kumuh dan berpotensi membawa bibit penyakit. Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga mencatat bahwa 69% pasien yang dirawat di rumah sakit milik pemerintah berdomisili di daerah kumuh. Dengan demikian, masyarakat harus menyadari bahwa tinggal di daerah kumuh tidak baik untuk kesehatan.

Lingkup Permasalahan
Penelitian ini akan dilakukan pada tiga kelurahan kumuh yang berada di DKI Jakarta. Ketiga kelurahan tersebut yaitu, Kelurahan Kebon Kacang, Kelurahan Cilincing dan Kelurahan Kampung Melayu. Data yang diperlukan adalah jumlah penduduk, identitas narasumber, banyaknya sampah, tingkat penghasilan, dan riwayat penyakit yang pernah diderita.
Tujuan Penelitian
Secara khusus, penulisan ini bertujuan untuk mengetahui secara nyata kondisi daerah kumuh dan memberi masukan bagi para penentu kebijakan untuk menentukan alternatif-alternatif pemecahan masalah. Selain itu, tujuan utama dari penulisan ini adalah membantu masyarakat untuk lebih menyadari bahwa kesehatan adalah aset yang berharga sehingga harus diperhatikan secara seksama.

7. Identifikasi kesalahan pada pernyataan di bawah ini dalam konsep berpikir deduktif!
a. Semua pelaku kejahatan adalah korban rumah tangga yang berantakan.
Pernyataan di atas memiliki premis yang tidak dibatasi, yaitu pada semua pelaku kejahatan. Pada kalimat menjelaskan bahwa setiap kejahatan hanya disebabkan dari korban rumah tangga yang berantakan. Hal ini sulit diterima oleh logika, karena ada kejahatan yang dilakukan atas dasar ekonomi, dendam atau lainnya.
b.  Saya tidak pandai berenang. Hampir semua anggota keluarga saya tidak dapat berenang. 
Pernyataan diatas mengandung hubungan sebab-akibat yang tidak tepat. Karena bila  diperhatikan premisnya tidak masuk akal. Kalimat yang dibuat tidak logis.


Wednesday, April 20, 2011

Bahasa dan Multimedia

Bahasa adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan kita. Kita menggunakan bahasa salah satuny untuk berinteraksi, bersosialisasi dan sebagainya. Dalam pembelajaran ilmiah, tentu saja peran bahasa sangat penting agar penulis dapat menggunakan bahasa dengan baik dan tidak menggunakan kata-kata yang tidak sopan dan bernilai negatif.
Didalam pembelajaran atau pembuatan karya ilmiah bahasa dan multimedia sangat diperlukan. Bahasa dan semakin pesatnya perkembangan multimedia berperan dalam membantu seseorang dalam menginterpretasikan karya yang akan dibuat. Perkembangan ini pun semakin lama akan terus berkembang.

FENOMENA MULTIMEDIA

Bahasa dan multimedia sangat berpengaruh dalam pembelajaran ilmiah, dan perkembangan bahasa dan multimedia pun cukup maju dengan didukung teknologi yang semakin hari semakin canggih dalam menghasilkan sesuatu yang baru di bidang pembelajaran ilmiah. Sampai saat ini pun bahasa dan multimedia terus di kembangkan agar terciptanya pembelajaran yang lebih efisien dan efektif ,contoh multimedia antara lain : gambar, video, animasi, suara, komputer dan multimedia lain nya yang mendukung pembelajaran ilmiah.

Menurut Wahyu Wijayadi dalam sebuah makalah sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat yang berjudul Pengembangan Teknologi Multimedia dan Implementasinya, multimedia terdiri atas (1) unsur suara, (2) unsur gambar atau video, (3) unsur teks/data, (4) terpadu dalam satu media penyampaian, (5) Interaktif/bukan informasi satu arah. Jenis jasa multimedia terdiri dari dua, yaitu berdiri sendiri (stand alone/off line), dan terhubung dengan jaringan telekomunikasi (network-online).

Tujuan pengembangan multimedia yaitu untuk memudahkan komunikasi antara sumber informasi dan penerima informasi. Perkembangan multimedia tidak selalu membawa dampak positif tetapi terkadang membawa dampak negatif pada kehidupan sehari-hari, contohnya komunikasi melalui internet yang biasa kita sebut”chatting” seperti di Yahoo Messenger, Facebook,Twitter,dll terlihat bahwa penulisan bahasa menjadi berbeda,hampir setiap kata di singkat dan tidak memperhatikan ejaan yang benar(EYD). Karena itu dibutuhkan kebiasaan dalam pengejaan di setiap pembelajaran.

Kebanyakan dari kita menggunakan bahasa Indonesia yang telah terkena pengaruh-pengaruh dari berbagai bahasa (baik bahasa daerah maupun bahasa asing) pada kehidupan sehari-hari. Tidak dapat dipungkiri bahasa seperti itulah yang lebih menjamur di kalangan masyarakat luas mengingat singkat dan mudah diucapkan namun memiliki arti atau makna yang sama dengan bahasa Indonesia yang baku dan sesuai EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Sebagian besar masyarakat sudah menganggap bahasa tersebut sebagai bahasa Indonesia dan sudah melekat dalam dirinya sehingga untuk mengimplementasikan bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD sangat sulit. Karena masalah-masalah seperti itu maka bahasa Indonesia diajarkan lagi dalam proses edukasi baik untuk tingkat bawah, menengah maupun atas.

Perkembangan multimedia sangat pesat, teutama dalam jaringan komunikasi dan pengetahuan. Oleh karena itu, sebagai pengguna (user) kita harus bias memilah-milah informasi yang kita dapat. Selain itu, kita juga harus dapat mengikuti perkembangan multimedia, agar tidak ketinggalan seiring dengan berkembangan multimedia tersebut









Hasil analisa :

1. Kata
Banyak terjadi kesalahan pada penulisan imbuhan. Seperti pada paragraph satu, kata “di kembangkan” seharusnya “dikembangkan”. Selain itu adanya pemborosan kata yang diulang, sehingga kurang efektifnya suatu kalimat.
2. Kalimat
Pada artikel diatas terdapat kalimat yang tidak teratur, contohnya terdapat pada kalimat pertama paragraf ketiga, yaitu; ‘Tujuan pengembangan multimedia yaitu untuk memudahkan komunikasi antara sumber informasi dan penerima informasi.’
Seharusnya kata “yaitu” tidak digunakan melainkan kata “bertujuan”, sehingga kalimat menjadi jelas.
3. Kesatuan alinea ide pokok.
Alinea adalah seperangkat kalimat yang tersusun logis dan sistematis yang merupakan satu kesatuan ekspresi pikiran yang relevan dan mendukung pikiran pokok yang tersirat dalam keseluruhan karangan.
Dari artikel diatas isi antara alinea saling berhubungan. Selain berhubungan, alinea juga dapat diidentifikasi mulai dari alinea yang berisi definisi sampai dengan alinea yang berisi kesimpulan.
4. Topik
Topic yang ada sesuai dengan isi dari artikel yang disajikan. Topic yang dibahas mengandung informasi yang penting untuk kita.
5. Isi artikel
Walaupun terdapat kesalahan kata, kalimat atau tanda Tanya isi artikel tersebut sesuai dengan topic yang dibicarakan.
6. Logika
Artikel yang logis. Penggunaan kata dan pola kalimat lebih baik, sehingga kita dapat menangkap maksud dari setiap kalimat yang ditulis dari artikel tersebut.

Proposisi dan Abstraksi

I.Tentukan bentuk proposisi yang tepat pada pernyataan di bawah ini!
1.Bahasa adalah sarana penalaran
- proposisi kategorial, karena antara hubungan subjek dan predikat tidak memerlukan syarat khusus.
2. sifat kuantitatif matematika meningkatkan daya prediksi ilmu.
- Proposisi kualitas positif/afirmatif . Dimana pada proposisi ini terdapat persesuaian antara subjek dan predikat
3. Bagaimana peranan bahasa dalam proses penalaran?
- Proposisi kualitas negative
proposisi dimana tidak terdapat kesesuaian antara subjek dan predikat.
4. Semoga saja penelitian ini berhasil!
- Proposisi kuantitas universal
Merupakan proposisi yang biasanya diawali dengan kata yang menunjukkan sesuatu itu umum, misalnya semua, seluruhnya.

II. Temukan kalimat abstrak dalam bahasa logika predikat untuk kalimat bahasa manusia berikut ini:
1. Untuk semua manusia, tidak ada manusia yang abadi.
Kalimat abstrak : ”tidak ada manusia”.
2. Socrates adalah manusia
Kalimat abstrak : ”adalah manusia”.
3. Jika socrates adalah manusia dan Untuk semua manusia, tidak ada manusia yang abadi maka socrates tidak abadi.
Kalimat abstrak : ”tidak ada manusia” dan ”maka socrates”.
4. Jika semua bilangan prima adalah bilangan ganjil maka beberapa bilangan genap adalah bilangan prima.
Kalimat abstrak : ”bilangan genap adalah bilangan prima”.